Powered By Blogger

Selasa, 31 Desember 2013

Pertemuan Pertama



Ketika saya memulai tulisan ini, ketahuilah bahwa sebenarnya saya tidak benar-benar sedang menulis (karena saya sebenarnya sedang mengetik). Maksudnya, saya menulis tidak benar-benar dalam kondisi sadar, atau lebih tepatnya saya dalam kondisi kurang sehat, dan lebih nancepnya kondisi saya benar-benar sakit hati. Anehnya, sakit hati yang saya alami ini tanpa sebab,, bukan karena putus cinta, cinta bertepuk sebelah tangan, atau dikhianati dan atau karena sakit hati lainnya. Sakit hati yang saya alami rasanya seperti saya terjerumus dalam kondisi yang sangat,,,, sangat melankolis. Begitu sangat,,, sangat kesepian.
Memang kalau boleh jujur, sebenarnya saya sudah mengenal blog sekitar 9 tahun lalu (kira-kira saat aku SMP). Akun blog saya juga banyak, mungkin sekitar 5 akun lebih sudah dibuat. Namun, semua akun tersebut sama sekali tidak terisi karena saya lupa password nya. Maklum saja karena saat itu saya tidak begitu tertarik pada blog. Setelah saya menjalani hidup dan kemuadian beranjak dewasa, perpisahan SMP dan SMA dilewati, teman pun datang silih berganti hingga saat kuliah, teman silih berganti sudah tidak menjadi tren dalam hidup saya. Solah-olah teman saya habis begitu saja. Hingga akhirnya saya merasa benar-benar kesepian, meski saya tau malaikat dan syaitan mengelilingi saya.
Entah mereka yang menjauhi saya atau saya yang menjauhi mereka. Yang saya tahu, saat saya bersama dengan teman-teman saya, kami selalu memiliki percakapan dengan perbedaan pendapat. Terkadang, ketika mereka mengatakan bahwa “A” adalah “A”, saya berpendapat bahwa “A” adalah “B”. Saya memiliki kesulitan dalam hal ini. Mengapa saya harus memiliki perbedaan pemikiran yang menjadikan kesenjangan antara kami. Sebenarnya beda pendapat ini tidak saya ungkapkan, melainkan saya tunjukan lewat sikap saya yang pada akhirnya menjauh dari mereka (jadi ketauan deh siapa yang menjauh >>malu<<).
Saya berfikir, mungkin saya bukan teman yang baik dan tidak akan menemukan teman yang akan memperbaiki saya. Saya berusaha kuat untuk menyesuaikan diri dengan sekitar, namun ketidakpercayaan diri, uneasy saya, tertutupnya dan perbedaan pemikiran yang selalu terjadi pada diri saya membuat jaringan social saya mungkin tidak lebih dari 800 orang. Maafkan saya >>Menyesal<<
Setelah semua basa-basi di atas, intinya saya akan mencoba berteman dengan Anda wahai blog dan teman-teman bloger... semoga kau mau menerima saya apa adanya dan mau menjadi my outpouring. Maafkan saya jika suatu saat nanti aku terlalu kasar atau terlalu mengeluh tentang kehidupan saya. Tapi saya akan berusaha menjadi orang positif.. Salam kenal ^_^

Tidak ada komentar:

Posting Komentar